pendidikan

Kepala Sekolah SDN 1 Panaragan Diduga Memperkaya Diri Menggunakan Dana Bos dan BSM atau KIP

penulis: Admin | 12 May 2019 11:57 WIB
editor:


Kepala Sekolah SDN 1 Panaragan kwabupaten Tulang Bawang Barat
Kepala Sekolah SDN 1 Panaragan kwabupaten Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang Barat, Lampung-Kejarfakta.co - Bantuan Oprasional Sekolah  (BOS) yang di gelontorkan pemerintah untuk pendidikan, diduga  menjadi ajang korupsi yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah yang tidak bertanggungjawab dan hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli akan dampak perbuatannya yang merugikan masyarakat dan Negara.

Semakin ketat Peraturan dan Pengawasan yang diterapkan oleh pemerintah, namun hal tersebut diduga tidak menjadi penghalang bagi oknum kepsek untuk melakukan aksinya dengan berbagai modus untuk mengelabui pemerintah dan masyarakat.

Mulai dari anggaran belanja di beberapa komponen, serta merahasiakan berapa dana yang dikelola dan untuk apa saja dana BOS tersebut, kepada masyarakat khususnya wali murid. Semuanya terlihat dari penyerahan dana BOS per triwulannya kepada bendahara, serta terbukti dari laporan rekapitulasi penggunaan dana BOS yg tidak ada laporan secara Onlinenya.

Berkaitan dengan hal di atas menurut informasi data yang akurat, diduga oknum kepala Sekolah SDN 01 Panaragan E telah memperkaya diri dengan menggunakan dan BOS hingga Puluhan juta rupiah.

Pada tahun 2017 dan 2018 SDN 01 Panaragan telah mencairkan dana BOS di atas, melalui  jumlah murid yang ada yaitu 204 murid.

Namun setiap pengambilan dana BOS per triwulannya hanya di lakukan oleh Kepala SDN 01 Panaragan E, dia hanya memberikan 15 juta saja kepada bendaharanya untuk pembayaran tenaga honorer dan keperluan lainnya di sekolahan tersebut. Sehingga sisa dari dana yang di berikannya kepada bendahara, entah kemara rimbanya.

Hal ini di benarkan oleh Eliya selaku bendahara ekolah tersebut saat di konfirmasi tim kejarfakta beberapa waktu yang lalu.

Dengan adanya pembenaran hal ini oleh bendhara sekolah tersebut, sehingga kuat diduga ada unsur kesengajaan Kepsek SDN 1 Panaragan, untuk memperkaya dirinya pribadi dari dana BOS tersebut dan dari BSM Bantuan Siswa Miskin atau (Kartu Indonesia Pintar) KIP. Seperti yang telah di beritakan beberapa kali oleh media Kejarfakta.

Untuk menindak lanjuti kisruhnya masalah SDN 1 Panaragan ini, maka Media kejarfakta dan LSM akan melaporkan masalah ini ke instansi yg terkait dan Penegak hukum Tulang bawang.

Reporter : A.Terpilih.

Penulis    : Ahsanuri.

 

 

Tag : #Dana Bos#KIP#BSM#SDN 1 Panaragan #Tulang Bawang Barat