pemerintahan

Kabag Adwil Tubaba Kurang Profesional Dalam Menjawab Pertanyaan Insan Pers

penulis: Admin | 26 June 2019 12:13 WIB
editor:


Kabag Adwil Tubaba Miral Hayadi
Kabag Adwil Tubaba Miral Hayadi

Tulang Bawang Barat, Kejarfakta.co -- Kabag Admistrasi Wilayah (Adwil) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Miral Hayadi saat dikonfirmasi tim terkait masalah siapa yang mengadakan dan bertanggung jawab soal pengadaan Bimbingan Tekhnik (Bimtek), Siskeudes Selasa (25/6/19).

Dalam kesempatan itu,Miral  mengatakan tidak mengetahui hal tersebut namun, setelah pertanyaan dilanjutkan dengan sikap  angkuh dia mengatakan "Saya ini orang Lahat, kalo bicara keras, saya lebih keras dari orang Lampung,” ujarnya lantang.

Kendati demikian, ketika ucapan tersebut hendak direkam diapun menolak.

Menurutnya, masalah Siskeudes telah dirapatkan di ruang Asisten I dengan dihadiri delapan orang cmat dan satu perwakilan dari Kecamatan Tumijajar.

“Maka semua keputusan itu sudah disetujui oleh sembilan  kecamatan se-Tubaba,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, masalah Bimtek Siskeudes yang diikuti oleh dua perangkat Tiuh, yang jalan dari tiap-tiap  Tiyuh dari 91 Tiuh, pertiuh mengeluarkan 10 juta itupun dia mengaku mengetahui apapun  soal kegunaan dan pengeluarannya.

“Semuanya yang ngatur adalah Panitia pelaksana yaitu EO, kami tidak tau,” kata dia.

Miral juga mengatakan, ihwal Siskeudes saat ini memiliki perubahan instrumen dari tahun 2014.  “Sistemnya 113.0, ditahun 2019 ini berubah ke Siskeudes sistim 2.0 jadi, kami tidak tau sama sekali, kalau ingin tahu detailnya silakan hubungi pihak panitia penyelenggaranya langsung,”  kata Miral.

Persoalnya, pengelolaan siskeudes merupakan kewenangan pihak Adwil namun ikronisnya, pihak Adwil sendiri terkesan berpangku tangan dan memberikan kewenangan tersebut kepada pihak pihak panitia atau EO dalam mengatur admistrasi. (A. Terpilih)

Tag : #Tulang Bawang Barat#Kabag Adwil Tubaba