pemerintahan

Tidak Ada Drainase, Huntara Korban Tsunami Selalu Digenangi Air

penulis: Admin | 22 April 2019 11:54 WIB
editor:


Hunian Sementara (Huntara) yang di bangun untuk korban tsunami, jika musim hujan selalu digenangi air karena tidak ada saluran drainase. (Foto: Jusman)
Hunian Sementara (Huntara) yang di bangun untuk korban tsunami, jika musim hujan selalu digenangi air karena tidak ada saluran drainase. (Foto: Jusman)

Lampung Selatan, Kejarfakta.co -- Pasca Hujan lebat yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya di Kecamatan Rajabasa membuat lokasi Hunian Sementara (Huntara) di SMA Negeri 1 Rajabasa kebanjiran, Senin(22/4/19).

Penyebab kebanjiran dilokasi Huntara yang dibangun untuk para korban tsunami ini tidak adanya saluran aliran air (drainase), sehingga air masuk kedalam Huntara.

Menurut salah satu penghuni Huntara, Sudarjat (44) mengungkapkan, bahwa setiap musim hujan air selalu masuk kedalam rumah dan membuat masyarakat penghuni Huntara resah dan khawatir.

Dimana kata dia, jika hujan turun penghuni Huntara tidak bisa tidur nyenyak karena khawatir terendam dan merusak perabotan yang ada.

"Iya mas banjir, Huntara selalu kemasukan air jika musim hujan, sebab setelah dibangun tidak ada aliran air dilokasi huntara," ujarnya 

Sudrajat berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) agar secepetnya ada penanganan khusus, sebab jika tidak segera masyarakat tidak akan bertahan lama di Huntara, sambil menuggu Huntapnya.

"Airnya gak lancar mengalir mas, kami berharap pemerintah dapat secepatnya merespon dan segera membuatkan saluran air (drainase) dilokasi Huntara," katanya.

Hal senada dikatakan Andri (38). Dimana kata Andri, selain dibuatkannya saluran air (drainase), juga ada beberapa atap huntara yang mulai bocor.

"Benar mas, ada yang bocor juga atapnya. Jika ini dibiarkan dan tidak segera di perbaiki jelas membuat masyarakat di Huntara ini tidak nyaman menempatinya," ucapnya. (Jusman/Red)

Tag : #Huntara#Banjir#Lampung Selatan