news

DPRD Tulang Bawang Barat Rekomendasikan Penutupan RS Asy-Syifa Jika Terbukti Melakukan Malpraktek

penulis: Admin | 24 June 2019 11:42 WIB
editor:


DPRD Tulang Bawang Barat Rekomendasikan Penutupan RS Asy-Syifa Jika Terbukti Melakukan Malpraktek
DPRD Tulang Bawang Barat Rekomendasikan Penutupan RS Asy-Syifa Jika Terbukti Melakukan Malpraktek

Tulang Bawang Barat, Kejarfakta.co -- Wakil ketua DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) Ponco Nugroho mengatakan, siap merekomendasikan penutupan Rs. Asy Syifa Medika, Timujajar, jika terbukti melakukan dugaan malpraktek terhadap Septina (25), warga Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah,Tubaba.

“Pihak DPRD menilai, tertinggalnya kain kasa dalam perut pasien pasca operasi cesar merupakan kesalahan besar,dan kejadian tersebut sebuah kesalahan fatal yang dapat merenggut nyawa pasien. Dan kasus ini harus diusut tuntas,” ujar Wakil Ketua DPRD Tubaba.

Selaku Wakil ketua Dewan, ia mendukung langkah keluarga korban melaporkan dugaan malpraktek tersebut ke pihak kepolisian Polres Tulang bawang. Harapannya untuk memberikan efek jera agar tenaga medis dapat lebih berhati-hati, dan tidak melakukan kecerobohan dalam melakukan tindakan medis.

 “Kami dari pihak Dewan,akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan meminta penegak hukum dapat mengungkap kasus ini dan memproses oknum yang terduga,” ujar Ponco Nugoroho, yang juga Ketua DPC PDIP Tubaba ini.

Untuk mengetahui kronologis dugaan malpraktek tersebut, DPRD Tubaba akan memanggil pihak terkait yakni, korban, RS Asy Syifa dan Dinas Kesehatan,kami akan melakukan hearing.

Dari hasil hearing tersebut akan menjadi pedoman DPRD dalam menentukan rekomendasi dalam kasus tersebut.

“Kalau memang dugaan malpraktek terbukti, tentunya kami akan meminta Bupati mencabut izin operasional rumah sakit tersebut, termasuk mencabut izin praktek oknum dokter yang dilaporkan korban,”Septina (25) warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat ke Pihak yang berwajib atau dugaan korban malpraktek atas dirinya pasca operasi cesar kelahiran anak pertamanya, di RS Asy Syfa pada 27 Maret 2019 lalu itu,ternyata ada kain Kasa yg tertinggal di dalam perutnya dan menutupi pintu Rahimnya,” kata Dia

Pasalnya, Kain kasa yang sudah berwarna kehijauan dan berbau menyengat itu, berhasil dikeluarkan tenaga medis dari Poned Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (20/6/2019), ketika korban hendak memeriksakan kesehatannya. (A. Terpilih)

Tag : #Tulang Bawang Barat#DPRD Tubaba#Korban Malpraktik