news

Diduga Depresi Sakit Menahun, Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri

penulis: Admin | 24 December 2020 18:36 WIB
editor:


Diduga Depresi Sakit Menahun, Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri
Diduga Depresi Sakit Menahun, Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri

Tanggamus,KejarFakta.co - Warga masyarakat Dusun Sukarami Pekon Tangkit Serdang Kecamatan Pugung tiba-tiba dikejutkan dengan ditemukannya sesosok mayat yang tergantung di bagian dapur rumah di Pekon tersebut.

Mayat yang diduga merupakan korban bunuh diri tersebut diketahui bernama Saparudin (68) warga Dusun Sukarami Pekon Tangkit Serdang itu, pertama kali ditemukan oleh tetangga korban bernama Saukani yang hendak mengambil air di sumur dalam dapur rumah milik korban tersebut sekira pukul 11.30 WIB, Kamis (24/12/2020) siang.

Kaget melihat hal tersebut, lalu Saukani bergegas memanggil Burhanudin yang merupakan adik korban yang berada tidak jauh dari rumah korban, dan langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Pugung Polres Tanggamus.

Kapolsek Pugung Polres Tanggamus Ipda Okta Devi, SH. MH mengatakan setelah korban dievakuasi, kemudian dilakukan pemeriksaan oleh bidan desa dan dinyatakan korban sudah meninggal dunia dengan tanda tanda orang meninggal gantung diri.

"Korban identik bunuh diri dan tidak didapati tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Ipda Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Sambungnya, dalam peristiwa itu, diamankan seutas tambang warna orange dan sehelai handuk yang digunakan untuk melilit tali tambang yang digunakan bunuh diri.

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan saksi Saukani, sebelum menemukan korban tergantung ia bermaksud akan mengambil air di sumur yang ada di dalam dapur rumah anak korban.

"Ketika saksi masuk, melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali tambang yang dikaitkan ke kasau dapur sehingga memberitahukannya kepeda Burhanudin selaku kakak korban tentang peristiwa tersebut," jelasnya.

Ditambahkannya, berdasarkan keterangan pihak keluarga, pemicu dugaan korban melakukan bunuh diri dikarenakan depresi mengalami sakit menahun.

Keluarga korban juga menyampaikan bahwa beberapa hari ini terlihat gelagat mencurigakan dengan meminta maaf kekeluarga dan berpesan jika meninggal agar tidak dimakamkan tata cara pasien Covid-19.

"Keluarga korban menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi dan akan dibuatkan surat penolakan, saat ini jenazah dalam proses pemakamaan di TPU setempat," pungkasnya.

Perlu diketahui, petugas yang mendatangi TKP diantaranya, Ipda Okta Devi (Kapolsek Pugung), Ipda Zulkarnaen (Papiket Polsek Pugung), Serma Andi. R (Babinsa Mil 424_05 Pagelaran) dan Cicih (Bidan Desa Tangkit Serdang). (Agus).

Tag : #Tanggamus#Pekon Tangkit Serdang#Kecamatan Pugung