news

Diduga Ada Mark Up Dalam Penggunaan DD Tiyuh Margo Mulyo Batu Putih Tahun 2019

penulis: Admin | 12 July 2020 16:20 WIB
editor:


Tulang Bawang Barat, Kejarfakta.co - Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2014, Dana Desa digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan kemasyarakatan.

Sesuai dengan peraturan tersebut, penggunaan dana desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, antara lain pembangunan pelayanan dasar pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Dalam rangka pengentasan masyarakat miskin, Dana Desa juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer pangan, sandang, dan papan masyarakat.12/7/2020.

Tapi peraturan ini banyak yang tidak di laksanakan oleh aparatur Tiyuh Margo Mulyo Batu Putih Tubaba, terutama Pembiayaan Penyelenggaraan Pemerintahan dan kebutuhan Pemerintah Tiyuh, anggaran Dana Desa (DD) tahun 2019, di duga tidak sesuai dan di Mark Up.

Seperti ditahap pertama pencairan Dana Desa 2019. Untuk penyusunan dokumen keuangan tiyuh (APBDes/APBDes Perubahan/LPJ APBDes) 3,4 juta. Penyusunan laporan Kepdes/penyelenggara Pemdes untuk Impormasi kepada Masyarakat 5,6 juta.

Penyusunan Kebijakan Desa (Perdes/Perkades),11,8 juta, Peningkatan Kapasitas Desa atau Tiyuh 10 juta. Penentuan penegasan pembangunan batas Patok desa/Tiyuh 8,5 juta, Penyediaan Sarana (Aset tetap) perkantoran Pemdes 75 juta.

Pencairan di tahap ke dua, untuk penyusunan Dokumen keuangan Desa ( APBDes / APBDes perubahan / LPJ APBDes) 11 juta. Penyusunan dokumen Perencanaan Desa (RPJMDes / RKPDes) 11,5 juta. ATK, 21,5 juta, Pembuatan Poster / baleho Impormasi penetapan / LPJ APBDes ) untuk Masyarakat, 5,5 juta, Peningkatan kapasitas Desa atau Tiyuh, 20 juta, ini belum termasuk plaksanaan pembangunan Infrastruktur Tiyuh dan yang lainnya.

Untuk Pencairan Dana Desa (DD) di tahap ke tiga,tidak ada laporannya yang di camtumkan oleh aparatur Tiyuh Margo Milyo di OMSPAM Kemendes. (A.Terpilih).

Tag : #Tiyuh Margo Mulyo#Tulang Bawang Barat#Lampung