data

Seminggu Berjalan, Papan Proyek Tak di Pasang, Alasan Kepsek "Belum di Buat"

penulis: Admin | 2 October 2020 12:08 WIB
editor: admin


Rehabilitasi Dua Ruang Kelas SMP IT Nurul Fattah, Seminggu dikerjakan Tanpa ada Plang Proyek
Rehabilitasi Dua Ruang Kelas SMP IT Nurul Fattah, Seminggu dikerjakan Tanpa ada Plang Proyek

Tulangbawang, KejarFakta.co - Rehabilitasi ruang kelas Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Nurul Fattah, Banjar Margo Tulang Bawang di tenggarai syarat permasalahan, Jum'at (2/10/2020). 

Pasalnya, kegiatan rehabilitasi dua ruang kelas belajar yang diketahui telah berjalan kurang lebih seminggu, ironisnya tanpa memampangkan papan informasi kegiatan / plang proyek. 

Dari pengakuan Solihin, kepala sekolah setempat saat dikonfirmasi, Kamis (01/10/2020) kemarin, dia mengatakan terkait papan informasi kegiatan memang belum terpasang dengan alasan belum di buat. 

"Kalau papan informasinya memang belum ada mas, karena belum dibuat, nanti akan segera kami buat," Kata Solihin. 

Sementara diketahui, kegiatan yang bersumber dari anggaran pemerintah mesti mengutamakan keterbukaan informasi publik. Sebab, hal tersebut diketahui berkenaan dengan undang-undang keterbukaan informasi publik No.14 tahun 2008.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Sekolah SMP IT Nurul Fattah, Solihin diduga berupaya ingin mengelebui wartawan, lantaran dirinya diduga keras memberikan keterangan palsu terhadap awak media saat lakukan peliputan terkait rehabilitasi ruang kelas yang diketahui bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2020.

Namun mengejutkan, saat dipertanyakan terkait sumber dana, Solihin berkata jika kegiatan rehab tersebut bukan berasal dari dana pemerintah melainkan murni dana dari pihak yayasan. 

"kalau mengenai rehabilitasi bangunan ruang kelas itu bukan bantuan dari pemerintah atau dana alokasi khusus melainkan itu murni dari swadaya pihak yayasan yang sengaja mengumpulkan dana sedikit demi sedikit guna perbaikan ruang kelas. Tapi kalau tahun lalu memang benar kita dapat berupa jamban, tapi kalau tahun ini nggak ada mas," Ucap Solihin. 

Selang beberapa saat kemudian, kembali dikonfirmasi akhirnya Solihin mengakui jika kegiatan rehabilitasi ruang kelas tersebut memang benar bersumber dari anggaran pemerintah melalui kucuran dana alokasi khusus pada tahun 2020 ini, dia beralasan jika dirinya memang sengaja memberikan keterangan sedemikian lantaran ia tak ingin jika dikunjungi bahkan dipertanyakan oleh banyak pihak pengontrol. 

"Memang ini swakelola sih, benar ini dari dana alokasi khusus, sementara kegiatan sudah berjalan satu minggu, saya hanya menjaga pak, takutnya anggaran kita kurang sementarakan kawan-kawan dari oknum banyak loh pak, kalau misalkan kurang saya kan yang jadi korban gitu loh pak, tujuan saya bangunan ini selesai dan cukup," Kilah Solihin. (RB/Tim) 

Tag : #DAK 2020# SMP IT Nurul Fattah# Tulang Bawang