data

IWO Pesawaran Akan Melaporkan Terkait Dugaan Penggunaan DD Fiktip ke Tipikor

penulis: Admin | 10 February 2020 12:53 WIB
editor:


Laporan dugaan penyimpangan dana desa.
Laporan dugaan penyimpangan dana desa.

Pesawaran, Kejarfakta.co - Seperti yang diberitakan sebelumnya dari beberapa Media Online yang tergabung di organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Pesawaran, dengan adanya dugaan-dugaan mark up atau fiktip tentang penggunaan anggaran dana Desa (DD) 2019 tahap satu dan dua di Desa Suka Jaya Kecamatan Waykhilau.

Ketua lembaga Garuda Sakti, Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Kabupaten Pesawaran, Idmatdin, akan melaporkan dan mengirim surat berikut data-data atas adanya dugaan mark up dan kefiktipan penggunaan anggaran DD Desa Suka Jaya tahun 2019 lalu.

Selain itu juga melalui rekan-rekan media yang tergabung di Organisasi IWO Kabupaten Pesawaran ini, Idmatdin selaku ketua LAI Pesawaran akan secepatnya mengirim surat dan data yang mereka punya pada penegak hukum Tipikor Polres Pesawaran.

"Untuk itu saya pun berharap kepada semua jajaran penegak hukum atau Tipikor Pesawaran, untuk segera dapat mengaudit laporan-laporan yang akan kami masukan, tentang adanya dugaan fiktip atau mark up dalam penggunaan dana desa yang telah direalisasikan tahap satu dan dua," jelas Ketua LAI

Mengutip atas keterangan masyarakat, dan mencocokan dokumentasi APBDes Desa Suka Jaya tahun 2019 dalam edisi satu secara terperinci dari berbagai keterangan, ketua lembaga Garuda Sakti, LAI Kabupaten Pesawaran, Idmatdin, nyatakan jelas itu adanya dugaan-dugaan mark up dan peyimpangan dalam pengelolaan anggaran dana desa.

contohnya seperti yang Kami konfirmasi ke salah satu kader bidang kesehatan, dalam bidang penyelenggaran poyandu, makanan tambahan, kelas ibu hamil, kelas lansia, insentif kades posyandu, dengan berdasarkan dokumentasi APBDes Suka Jaya itu tercatat realisasi Rp. 200 juta, dengan adanya makanan tambahan ibu hamil tahun 2019 itu tidak ada.

Dan dari keterangan hasil konfirmasi di lapangan, yang namanya enggan disebut, kalau untuk Insentif kader posyandu dalam pertriwulan hanya Rp 300.000. "Anggota kami ada 5 orang, itu kalo untuk makanan tambah di tahun 2019 lalu Itu hanya membagikan makanan berupa telor rebus berlokasi di sekolahan Paud, kurang lebih sebanyak 50 butir berdasarkan belita nya," jelasnya.

"Untuk Itu Kami dari Lembaga Aliansi Indonesia Pesawaran akan secepatnya menyurati dan menyerahkan data-data adanya dugaan penggunaan DD yang mark up dan fiktip yang kami punya pada pihak hukum Polres Pesawaran yang akan didampingi beberapa media online yang tergabung di IWO untuk pemberitaan lebih lanjut," pungkas ketua LAI. (Tim)

Tag : #Tipikor#Dana Desa