data

Ini Himbauan Ketua LMPI Lampung Terkait Anggota "Nyebrang" ke Ormas Lain

penulis: Admin | 5 February 2020 07:28 WIB
editor:


Bandar Lampung, Kejarfakta.co - Ketua Ormas Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Markas Daerah Provinsi Lampung, Alisa Hendra, menghimbau kepada seluruh anggota dan jajaran pengurus LMPI di Lampung agar tenang dan jangan terprovokasi dengan isu adanya gerakan "Penggembosan" struktur LMPI Lampung.

“Saya sebagai Ketua LMPI Lampung, menghimbau, kepada seluruh anggota dan jajaran pengurus LMPI, agar tetap tenang dan jangan sampai mengadakan gerakan apapun, terkait isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Jaga persaudaraan, persatuan tetap utuh agar tidak terbelah dan tercerai berai. Tetap satu komando, satu haluan dibawah ketua umum bapak Mayjen TNI Purn. Hi. Syamsu Djalal, S.H, M.H,” tutur Hendra didampingi Sekretaris LMPI Lampung R. Budiyanto, Wakil ketua Eko Rahmawan,SE,Wakil Ketua Hermawan, SHI, M.H, Bendahara Muhammad Yani, Ketua LMPI Kota Bandar Lampung Sanwani HS, saat di temui usai rapat konsolidasi jajaran pengurus LMPI Markas Daerah Provinsi Lampung dengan pengurus LMPI Markas Cabang Kota Bandar Lampung, di 44 Resto Barek Solok jalan Soekarno Hatta Bandar Lampung, Minggu (2/1/2020) sore lalu.

Menurut Hendra, LMPI merupakan Ormas yang senantiasa mengedapankan sikap intelektual, santun, bermusyawarah dan patuh kepada AD/ART serta peraturan perundang undangan yang berlaku.

Ia menilai alasan berpindahnya haluan beberapa anggota LMPI bukan karena provokasi tetapi karena adanya perbedaan sikap dan cara pandang.

LMPI dipandang sebagai Ormas yang lemah dalam aspek legalitas maupun sikap. Padahal menurutnya LMPI adalah sangat jelas legalitasnya.

"Kalau penilaiannya dari aspek legalitas maka mohon maaf saya tidak bermaksud menggurui, itu adalah domain nya pemerintah. Oleh karena itu menurut saya mari kita serahkan kepada pemerintah dalam hal ini institusi pemerintah yang berwenang mengurusi legal formal nya sebuah Ormas," papar Hendra.

Jadi bukan lemah, melainkan bersikap santun sebagai upaya agar terstigma sebagai Ormas yang menyenang kan dan memberikan kebermanfaatan untuk semua orang.

"Dia (yang pindah haluan) tetap saudara kami, sahabat kami dan mudah mudahan kita tetap menjalin silahturahim. Soal perbedaan pandangan itu hal yang sah karena kita menganut azas demokrasi," harap Hendra.

Kalau ada oknum yang menilai dan menganggap gerakan LMPI ini lemah, lembek, katanya begitu. Jadi sesungguhnya harus di pahami gerakan yang lemah dengan gerakan yg santun.

Hendra menyarankan agar anggota LMPI bergerak aktif memberi pemahaman terhadap yang ingin berpindah haluan. "Ini kita harus menjaga memahamkan mereka supaya, menjaga melindungi mereka terhindar dari provokasi-provokasi yang kemungkinan sengaja diciptakan oknum tertentu," ungkapnya.

Menurutnya semua anggota LMPI adalah saudara, jadi jangan sampai terpancing dan terprovokasi dengan adanya isu menyesatkan tersebut.

Di samping menghimbau seluruh anggota dan jajaran pengurus LMPI, Hendra, juga menghimbaau kepada siapapun anggota maupun pengurus LMPI yang telah berpindah haluan ke Ormas lain agar segera menyampaikan surat permintaan berhenti dan atau mengundurkan diri dari kepengurusan maupun keanggotaan di LMPI.

“Mari kita tetap jalin silahturahim,
persaudaraan meskipun sudah tidak lagi satu haluan," pintanya.

Lebih lanjut di katakan Hendra menjaga dan menciptakan ketertiban dan keamanan Lampung adalah menjadi kewajiban bersama meskipun berbeda Ormas.

"Mari kita bersama-sama ciptakan ketertiban dan jaga keamanan, karena dengan demikian kita telah berpartisipasi ikut membangun Lampung,” tandasnya.

Nampak hadir dalam rapat tersebut diantaranya ketua biro Kerukunan Antar Umat Beragama Suyanto, S.Kom, Ketua dan anggota biro Pemberdayaan Perempuan dan anak Sitiana, Vina Kristiani, Wakil Ketua dan anggota biro Rescue Ahmad Saidar, Muhtar Efendi, Sekretaris LMPI dan bendahara LMPI kota Bandar Lampung Charly Gatu Maret, S.E, Elly Susilowati, S.Sos dan sejumlah anggota lainya. (Red)

Tag : #LMPI#Ormas#Lampung