bisnis

Sepinya Pembeli  Dampak Covid-19 Pedagang Pasar Induk Pringsewu Menjerit.

penulis: Admin | 12 April 2020 16:28 WIB
editor:


Tampak Suasana Lorong Pasar Induk Pringsewu sepi Pengunjung
Tampak Suasana Lorong Pasar Induk Pringsewu sepi Pengunjung

Pringsewu, Kejarfakta.co  - Masuknya wabah Virus Covid-19 ke Indonesia awal Maret 2020  berdampak kepada perekonomian dan perkembangan  jual beli di pasar ,salah satunya di pasar Induk Pringsewu.

Pantauan wartawan  Kejarfakta.co Minggu 12/4/2020 di pasar induk Pringsewu tampak lengang dan sepi pengunjung ,tampak di lorong lorong pasar tersebut  hanya terlihat karyawan toko yang hanya duduk melamun menunggu pembeli dan bercengkrama sesama karyawan toko .

Ibu Harti Pedagang Kain di Pasar Induk Pringsewu mengatakan semenjak adanya covid-19 ini pasar sepi pengunjung,apalagi di tv disiarkan masyarakat tetap di Rumah saja stay at Home, mungkin itu yang membuat Pasar sepi pengunjung.

Biasanya pada bulan bulan seperti ini kita sudah  stok belanjaan untuk menghadapi bulan Suci Ramadhan,namun sekarang sangat bertolak belakang dengan tahun sebelumnya.

Pendapatan juga jauh dari harapan,biasanya  perhari kita bisa dapat Rp 1juta ,namun sekarang jatuh dan anjlok 360 Derajat Celcius. Sekarang jangankan dapat Rp 1juta , hari kehari kita hanya dapat Rp 25 ribu/Rp 30 ribu, bahkan ada yang tidak laku sama sekali alias Zonk jelas Harti.

Saya berharap Covid -19 cepat berlalu dan musnah di muka bumi Indonesia , dan ekonomi cepat tumbuh dan bangkit kembali biar pasar bergairah lagi seperti biasanya.

Ditambahkan Ibu Harti  dengan keadaan pasar yang sepi seperti ini  harapanya kepada pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu melalui dinas Pasar atau Koperindag agar biaya Salar harian,sewa Bulanan di  kasih keringanan ,kalau bisa selama adanya wabah Covid-19 di Gratiskan ungkapnya.(R17AL)

Tag : #Dampak Covid-19#Pasar Induk Prungsewu Sepi Pengunjung#Lampung